Aku lagi tergila-gila sama lagu Naykilla yang ini, My Mine Gueh (MMG), tapi gak berani untuk menikmatinya secara terbuka karena suamiku pasti akan mengolok dan anak-anakku pasti akan ketagihan juga. Aku aja yang boleh ketagihan, bocil-bocilku yang belum cukup umur itu nanti aja dulu. 


Selain musiknya yang enak, rasanya liriknya juga lumayan oke. 


Ini statement, aku yang paling baddie (Ah)

Ini statement, aku cewek yang paling centil (Ah)

Pake baju pasar aku masih sabi (Ah)

Buat cewe yang disana, jangan gampang menyerah

Kamu bisa juga jadi kaya gua


Yap, di lirik ini emang kalimat yang lumayan tegas tentang pentingnya jadi perempuan yang percaya diri dan berani. Lagu ini emang jadi memorial lagu centil zaman dulu yang kini mulai langka. 


Moralitas masyarakat yang kadang mengharuskan perempuan jadi manusia yang rendah hati dipatahkan dengan kalimat aku yang paling baddie. Norma juga kadang memaksa perempuan untuk menekan sifat centil menjadi terpendam di dalam dada. Padahal, ya kadang emang pengen sih pakai baju aneh dan norak dengan aksesoris yang terlalu banyak. 


Selain itu, sebagai emak-emak aku merasa lagu ini emang cukup segar. Perempuan yang berani menyuarakan rasa sukanya, tidak cuman dipendam. Walaupun, ya tentunya secara ide memang segar, secara musik emang cukup oke dan nagih, tapi mungkin emak-emak perlu menghindarkan anaknya yang masih balita mendengarkan lagu semacam ini, wkwk. Ga ada tujuan lain sih. Hanya saja, perkenalkan pada anak lagu yang sesuai umur aja. Ada lagu anak-anak seperti ayam piyik-piyik dan lumba-lumba yang bisa diperkenalkan ke anak. 


Btw, ini artikel random setelah satu bulan aku gak nulis sama sekali. SAMA SEKALI. Otot menulisku sudah sangat melemah. Rasanya aku sudah ngos-ngosan untuk menulis 300 kata, sialan! Padahal, biasanya aku bisa menulis 500 kata dalam satu kali napas. Aku sudah sangat lemah, sialan! Aku bahkan harus nulis kata sialan berulang kali untuk bisa memenuhi kuota 300 kata. Sialan!


Baca juga: Review Never Ending Summer, Dracin Super Mewek