Beberapa minggu yang lalu, aku sedang tergila-gila dengan drama cina berjudul Never Ending Summer. Drama ini terdiri dari 29 episode, yang tiap episodenya berdurasi kurang lebih 45 menit. Drama Never Ending Summer bisa ditonton di aplikasi Iqiyi.

never ending summer

Drama ini mengisahkan tentang karakter perempuan anak SMA Zhou Wan yang pintar dan berprestasi tapi hidup kesusahan. Ayahnya meninggal, ibunya pergi. Zhou Wan hidup bersama neneknya yang sakit-sakitan. Zhou Wan melakukan banyak pekerjaan sampingan, mulai dari berjualan buku catatan sekolah, menjadi tutor, dan macam-macam lah. Lalu, ada karakter anak SMA laki-laki Lu Xixiao yang berkebalikan dari Zhou Wan, yang cenderung nakal, kaya, tapi juga memiliki kesulitannya sendiri. 


Zhou Wan awalnya menjauhi Lu Xixiao karena tingkah lakunya. Namun, setelah mengetahui bahwa ibu kandungnya menjadi pacar ayah Lu Xixiao (btw, ibu Lu Xixiao sudah lama meninggal), Zhou Wan mendekatinya.


Zhou Wan menawarkan diri untuk menjadi tutor Lu Xixiao. Seperti biasa, kedekatan semu seperti ini jelas akan menjadi sebuah akar yang dalam. Zhou Wan bahkan bertemu dengan ibu kandungnya di rumah Lu Xixiao. Dengan kepintaran Zhou Wan, ia berhasil mendapatkan uang tutup mulut dari ibu kandungnya yang akan digunakan untuk membeli obat untuk neneknya. 


Zhou Wan dan Lu Xixiao akan mengalami hubungan pasang surut yang sangat tajam. Mereka akan berpisah setelah berpacaran selama beberapa hari. Mereka berdua akan bertemu sepuluh tahun lagi dalam kondisi Lu Xixiao yang sudah merencanakan balas dendam pada Zhou Wan karena ditinggalin pas lagi sayang-sayangnya. 


Kesulitan Hidup Zhou Wan dan Lu Xixiao


Adegan awal di drama ini adalah Lu Xixiao yang sedang berlari menghindari guru saat sedang upacara. Lu Xixiao yang emang agak badung, merusak suasana formal upacara, merusak keran air, dan semuanya menjadi bubar. Tapi, di titik inilah Lu Xixiao melihat Zhou Wan pertama kali.


Aku sempat mengira bahwa karakter Lu Xixiao adalah tipe yang happy easy going, tapi sama sekali enggak. Lu Xixiao adalah karakter kesepian karena kehilangan sosok ibu yang bunuh diri di depan matanya, makanya ia punya karakter pemberontak meski cukup sensitif. Sedangkan Zhou Wan adalah karakter tangguh yang pintar karena memiliki banyak kesulitan hidup. Ia memiliki pemahaman mendalam tentang prioritas dalam hidupnya.


Ketika ia harus memilih antara memilih bersama Lu Xixiao atau berpisah karena kondisi yang tidak memungkinkan, ia memilih mengorbankan cintanya, menyusun karir, dan menapaki jalan berduri sendirian. Ia rela menjadi orang jahat dalam hubungan antara ia dan Lu Xixiao untuk menunggu kondisi yang lebih tepat, ketika mereka sudah sama-sama kuat. Sangat bagus, girl.


Zhou Wan dan Ibunya


Kalau diperhatikan, karakter Ibu Zhou Wan dan Zhou Wan cukup mirip. Mereka licik, rela melakukan apapun untuk meraih tujuan hidupnya. Namun, Zhou Wan dibesarkan dengan cinta kasih oleh ayah dan neneknya sehingga prioritas baginya adalah keluarga.


Ia rela mendekati murid badung di sekolah untuk mendapat uang pengobatan bagi neneknya. Ia rela mengatakan hal buruk dan menjadi pihak yang jahat untuk bisa menarik diri dari Lu Xixiao. Kelicikan Zhou Wan cukup oke sebagai representatif perempuan tangguh. 


Pesan Kesan Terakhir


Aku bisa dibilang cukup tergila-gila pada drama Never Ending Summer pada 10 episode pertamanya. Namun, setelah memasuki era sedih, aku gak gitu terobsesi lagi. Suamiku sendiri lebih tergila-gila sama drama The First Frost. Kalau aku harus memilih, kurasa aku lebih suka drama Never Ending Summer. 


Baca juga: Off Campus, Kisah Cinta di Kampus yang Manis dan Panas