Belakangan ini aku lagi keren banget. Sudah dua kali hari sabtu, aku lari lima kilometer di stadion. Aku mengawali hari dengan memasak, mengurus anak, lalu mengantar ke sekolah. Jadi, sekitar 7 pagi aku menuju stadion. Setelah itu, aku mulai lari (meski emang kebanyakan masih jalan) sampai satu jam, lalu kembali pulang dan menjadi emak-emak lagi.

Motivasi Lari 5 km



Asam urat mungkin jadi salah satu alasan aku sadar aku harus olahraga. Selain itu, aku memang hanya ingin istirahat dari peran emak-emak meski hanya 1-2 jam di akhir pekan. Saat menghabiskan waktu sendiri, aku merasa jadi diriku. Aku tidak perlu menjadi sosok yang peduli, sosok yang harus beberes, sosok yang oke. Aku hanya perlu jadi diriku sendiri. Makanya, aku emang kadang menghabiskan waktu akhir pekan ke kafe untuk menulis (meski alasan ke suami adalah menulis laporan pekerjaan).


Namun, ke kafe membuat berat badanku naik dan duit lenyap. Makanya, aku mulai menggilir jadwal rutin kabur menjadi lari 5 km aja. Temanku yang ikut bersamaku lari 5 km (sesama emak-emak) memberikan tips untuk menyisihkan waktu jogging sama anak di hari minggu. Kalau sama anak, jelas target 5 km gak akan tercapai. Jadi, dia emang hanya jalan kaki santai mengikuti rute anaknya. Yap, aku melakukan itu di hari minggu. Aku merasa bangga sekali.   


Outfit Lari yang Keren


Setelah beberapa kali lari di stadion, aku jadi pemerhati fashion lari. Ada beberapa kaos lari yang menurut oke sih, misalnya yang tipa kaos jersey yang berwarna feminim dengan cutting yang manis. Legging dengan celana pendek atau mini skirt lagi hits banget kayanya. Aku pun jadi tergoda untuk check out outfit lari. Aku sebenarnya sudah co beberapa, misalnya yang tipe rok celana dan outer abu-abu. Nanti aku pasang fotonya di blog ini untuk pamer.


Sepatu Lari


Hahaha, aku bahkan sudah tergoda untuk beli sepatu lari. Itu sepatu lari yang aku pakai adalah sepatu olahraga yang sudah aku beli dua tahun yang lalu, merek kanky yang harganya sangat terjangkau, sekitar dua harga novel di kalimantan lah. Lebih murah dari budget beli buku bocil-bocilku. 


Sepatu kanky itu pula yang menemani aku pelatihan di samarinda, kerja di sawah, ke undangan pernikahan, dan semuanya. Aku merasa mulai melirik sepatu baru karena kanky milikku ini sudah uzur dan tidak semenarik dulu lagi. Sudah renta dan jompo. Namun, nanti lagi lah. Aku harus menahan diri in this economy.


Makan Sehat dan Menahan Diri


Well, aku memang sudah lumayan rutin olahraga, hampir 3-4 kali dalam seminggu. Akan tetapi, makanku masih sangat berantakan. Masih beli pentol, masih makan gorengan, masih makan ciki. Namun, ya, aku mungkin harus pelan-pelan mengurangi makan pentol dan gorengan terlebih dahulu. 


Itu aja artikel flexing di malam ini karena sudah lebih dari 300 kata. 


Baca juga: Endorfin